Saturday, August 6, 2016

DESA LALANGON KECAMATAN MANDING



DESA LALANGON KECAMATAN MANDING
KABUPATEN SUMENEP MADURA
Madura merupakan satu-satunya pulau yang ada di Jawa Timur dengan beberapa macam kebudayaan unik yang dimiliki dengan tetap menjunjung tinggi akan nilai kebersamaan atau kekeluargaan. Selain memiliki nilai kebudayaan yang tinggi, pulau Madura juga merupakan pulau yang tanahnya berpotensi untuk pengelolaan usahatani yang tujuan nya untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dilihat dari sepanjang jalanan dipulau Madura yakni terdapat beberapa usahatani mulai dari sector pertanian, industry, maupun  sector  perikanan yakni hasil tambak. Tidak hanya itu, potensi lain yang dimiliki pulau Madura yakni penghasil tambak garam yang hamper sebagian dari masyarakatnya memiliki tambak garam maupun ikan. Salah satu potensi yang paling utama pada sector pertanian maupun indusri seperti yang ada di Desa Lalangon Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep yakni lebih khusus pada pengelolaan usaha tani hingga industry rumah tangga yang bergerak pada pengelolaan hasil pertanian seperti kripik keteladan industry pembuatan tahu beserta tempe. Potensi yang ada di desa lalangon lainnya antara lain yakni industry pembibitan kayu jati serta penyulingan minyak kayu putih.
Desa Lalangon adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep yang mayoritas dari penduduknya adalah bekerja sebagai petani. Meski demikian tidak sedikit pula yang berprofesi sebagai tenaga pendidik, bagian pemerintahan, serta wirausaha. Desa lalangon terdiri dari 3 dusun diantaranya yakni dusun tanjung, dusun lalangon, dan dusun kalibuan dengan jumlah keseluruhan RT yakni 11 RT dari 3 dari dusun tersebut. Tingkat pendidikan di desa Lalangon mayoritas adalah  SD (SekolahDasar), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Pondok Pesantren. Selain hal tersebut, kegiatan- kegiatan masyarakat yang sedang berjalan secara berkelanjutan yakni kegiatan pengajian rutin setiap minggu atau 2 minggu sekali, kelompok tani, posyandu, serta kegiatan ibu PKK. Hal yang paling dominan pada desa lalangon yakni sector pertanian dan industry dimana masyarakat lebih sering menanam  tanaman jagung,  padi, umbi-umbian,  kacang-kacangan dan singkong  yang nantinya untuk tanaman singkong dilakukan proses pengolahan pasca panen untuk dijadikan kripik sebagai bentuk nilai tambah produk serta kacang-kacangan yang digunakan sebagai bahan industri tahu dan tempe.
KEGIATAN KELOMPOK 33
DesaLalangonKec. MandingKab. Sumenep
1.        PENGAJIAN
Pengajian merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok ibu rumah tangga yang dibentuk kelompok pengajian yang ada di DesaLalangon. Pengajian dilakukan 2 kali dalam sebulan setiap hari jumat pukul 13.00-16.00. adapun kegiatan atau acara yang dilakukan dalam pengajian tersebut yakni tahlilan atau lebih tepatnya pembacaan yasin, mebaca kitab kecil khusus sekaligus sholat ashar berjama’ah.  Jumlah anggota kelompok pengajian tersebut kurang lebih 30 orang yang adadisekitar desa lalangon.
  













 









2.    DISKUSI INTERNAL
Diskusi internal merupakankegiatan yang dilakukanolehkelompok 33 secara internal antara sebagian anggota kelompok 33 dengan kepala desa (kalebun) beserta istrinya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari jum’at malam tanggal 15 juli 2016 yang bertempat dikediaman kepala desa yakni di dusun lalangon. Dalam diskusi ini membahas tentang  program kerja yang akan dilaksanakan selama kegiatan kuliah kerja nyata yakni selama kurang lebih 26 hari. Dalam hal ini, progranm kerja yang telah di usulkan oleh anggota kelompok 33 didiskusikan untuk kemudian disetujui untuk dilaksanakan. Diskusi internal ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi beserta koordinasi antara anggota kelompok kuliah kerja nyata kelompok 33 dengan keluarga kepala desa khususnya kepala desa untuk selanjutnya disosialisasikan dengan aparat desa beserta masyarakat desa lalangon.


 















 







                

0 comments:

Post a Comment